Sabtu, 21 November 2020

1.3.a.5.2. UMPAN BALIK ATAS PEKERJAAN TEMAN CGP LAIN - VISI GURU PENGGERAK






MURID MERDEKA, MERDEKA BELAJAR - GURU PENGGERAK


Bantu Siswa untuk :

·        Belajar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya

·        Mengetahui manfaat pembelajaran bagi dia

·        Mengetahui bagaimana cara mempelajarinya

·        Mengetahui kompetensi apa yang akan dia capai

·        Memperkuat karakter diri

·        Mengukur kemampuan diri

Dengan cara :

Memilih aktivitas pembelajaran yang kontekstual, dekat dengan kehidupan anak, memperjelas instruksi, merumuskan tujuan pembelajaran yang berorientasi pada Kompetensi, melakukan asesmen diagnostik, teaching at the right

Berikan Siswa kesempatan untuk :

·        Mencoba dengan caranya sendiri

·        Belajar dari pengalaman dan kesalahannya

·        Membuat rancangan/rencana belajar nya sendiri

·        Menetapkan target/tujuan yang ingin dicapai

Dengan cara :

Rancang kegiatan pembelajaran yang memungkinkan siswa menyelesaikan aktivitas dengan berbagai cara, bersabar untuk tidak segera mengakhiri pembelajaran dengan memberikan jawaban dan menghentikan kepenasaranan siswa, memberikan umpan balik sesuai dengan rancangan-rencana belajardan target/tujuan yang ingin dicapai.

Berikan contoh teladan kepada siswa untuk menjadi :

·        Pembelajar sepanjang hayat

·        Kreatif

·        Gigih

·        Kolaboratif

Dengan cara : 

Memperlihatkan semangat untuk terus belajar, berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan ide kreatif, memperlihatkan kolaborasi dengan rekan guru lainnya dalam melakukan tugas dll.


Jumat, 20 November 2020

1.3.a.6. REFLEKSI TERBIMBING - VISI GURU PENGGERAK

  • Apa kesimpulan Anda tentang murid merdeka?

Saya berkesimpulan bahwasanya semua kebaikan dalam diri seorang pembelajar sudah terdapat pada dirinya, seperti mampu berinovasi, berpikir kritis, mandiri dan lain-lain. intinya, memberikan potensi terbesar untuk  murid guna berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri.

  • Apa ciri-ciri murid merdeka menurut Anda?

- Mampu berkolaborasi

- Mampu Menerapkan ide yang digagasnya

- Mampu berinovasi

- Memberikan bantuan kepada teman yang kesulitan dalam belajar

- Berpikir Kritis

- Mandiri 

- Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

  • Bagaimana mencapai visi murid merdeka di kelas Anda?

Dengan cara memberikan kebebasan dalam menentukan gaya belajar yang mereka sukai dan minati, dengan cara tersebut visi dari murid merdeka akan terwujudkan.

  • Bagaimana paradigma inkuiri apresiatif dapat membantu Anda mencapai murid merdeka?

Inkuiri Apresiatif sejatinya sangat membantu dalam perkembangan proses murid merdeka, seperti memberikan motivasi di dalam kelas, memberikan dukungan dan semangat serta mengarahkan murid dengan ketulusan hati tanpa paksaan, dan juga pengajar berusaha tahu cara menempatkan diri di depan murid yang berbeda-beda sifatnya.

  • Perilaku apa saja yang mencerminkan paradigma inkuiri apresiatif di kelas?

- Sopan Santun

- Bertutur kata baik

- Berpakaian rapi

 

Kamis, 19 November 2020

PEMETAAN PEMANGKU KEPENTINGAN - VISI GURU PENGGERAK

 





1.1..a.10. AKSI NYATA - PENERAPAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DI KELAS DAN SEKOLAH

 

Menjadi pendengar yang baik yang lebih peka lagi dengan apa yang diinginkan peserta didik, yang kedua lebih memahami lagi karakter peserta didik baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.



Menjadi rapi dari sebelumnya baik berpakaian dan kebersihan diri, perbanyak senyum di depan peserta didik upaya ini dilakukan agar lebih mudah dalam menjalin komunikasi baik dengan peserta didik.



Lebih mematangkan lagi mental, moral, emosional, dan spiritual dari seorang pendidik agar mendapatkan peserta didik yang mempunyai karakter budi luhur dan apa yang seperti diinginkan bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara.

Rabu, 18 November 2020

1.3 INKUIRI APRESIATIF - VISI GURU PENGGERAK

Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak sekalian,

Menjadikan sekolah sebagai rumah yang aman, nyaman dan bermakna bagi murid sepertinya sudah menjadi hal yang umum diinginkan semua pihak. Namun, dalam prakteknya, kalimat tersebut bukan kalimat yang mudah untuk diwujudkan karena diperlukan perubahan yang mendasar dan upaya yang konsisten.

Menurut Evans (2001), untuk memastikan bahwa perubahan terjadi secara mendasar dalam operasional sekolah, maka para pemimpin sekolah hendaknya mulai dengan memahami dan mendorong perubahan budaya sekolah.

Walaupun sulit, reformasi budaya sekolah bukanlah hal yang tidak mungkin. Untuk melakukannya diperlukan orang-orang yang bersedia melawan arus naif tentang inovasi dan terbuka terhadap kenyataan yang bersifat manusiawi.

Perubahan yang positif dan konstruktif di sekolah biasanya membutuhkan waktu dan bersifat gradual. Oleh karena itu, sebagai pemimpin, guru penggerak hendaknya terus berlatih mengelola diri sendiri sambil terus berupaya menggerakkan orang lain yang berada di bawah pengaruhnya untuk menjalani proses bersama-sama. Hal ini perlu dilakukan dengan niatan belajar yang tulus demi mewujudkan visi sekolah.

Dalam pembelajaran kali ini, kita akan mengeksplorasi paradigma yang disebut Inkuiri Apresiatif (IA). IA dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. Konsep IA ini pertama kali dikembangkan oleh David Cooperrider (Noble & McGrath, 2016).

Dalam sebuah video di Youtube, Cooperrider menyatakan bahwa pendekatan IA dapat membantu membebaskan potensi inovatif dan kreativitas,  serta menyatukan orang dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh proses manajemen perubahan yang biasa.

IA menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Inti positif ini merupakan potensi dan aset organisasi. Dengan demikian, dalam implementasinya, IA dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki organisasi,  sebelum organisasi menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan. 

Menurut Cooperrider, saat ini kita hidup pada zaman yang membutuhkan mata yang dapat melihat dan mengungkap hal yang benar dan baik. Mata yang mampu membukakan kemungkinan perbaikan dan  memberikan  penghargaan. Bila organisasi lebih banyak membangun sisi positif yang dimilikinya, maka kekuatan sumber daya manusia dalam organisasi tersebut dipastikan akan meningkat dan kemudian organisasi akan berkembang secara berkelanjutan.

Dalam video tersebut, Cooperider juga menceritakan bahwa pendapatnya ini sejalan dengan pendapat Peter Drucker, seorang Begawan dalam dunia kepemimpinan dan manajemen. Menurut Drucker, kepemimpinan dan manajemen adalah keabadian. Oleh sebab itu seorang pemimpin bertugas menyelaraskan kekuatan yang dimiliki organisasi. Caranya adalah dengan mengupayakan agar kelemahan suatu sistem dalam organisasi menjadi tidak relevan, karena semua aspek dalam organisasi fokus pada penyelarasan kekuatan, dengan satu tujuan yaitu mengatasi kelemahan.

Di sekolah, pendekatan IA dapat dimulai dengan mengidentifikasi hal baik yang telah ada di sekolah,  mencari cara agar bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, sehingga kelemahan, kekurangan dan ketidak-adaan menjadi tidak relevan. Berpijak dari hal positif tersebut, sekolah kemudian menyelaraskan hal positif atau kekuatan tersebut  dengan visi sekolah dan visi setiap individu dalam komunitas sekolah.

Senin, 16 November 2020

EKSPLORASI KONSEP - MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

Usai menyimak bacaan Inkuiri Apresiatif dan video BAGJA di atas, buatlah sebuah kesimpulan sepanjang 200-400 kata. Kesimpulan tersebut akan Anda bawa ke forum diskusi untuk dibagikan kepada rekan CGP lainnya.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan pemandu untuk membantu Anda dalam membuat kesimpulan:

●      Apa saja yang menurut Anda menjadi informasi utama dalam bacaan dan video tersebut?

●      Mengapa informasi tersebut diberikan pada Anda sekarang sebagai calon guru penggerak?

●      Informasi apa yang paling dapat membantu sebagai guru penggerak kelak?

●      Hal kecil apa yang dapat Anda lakukan sekarang setelah memperoleh informasi tersebut?

Menurut saya informasi yang terpenting dalam video tersebut yakni reformasi budaya sekolah bukanlah hal yang tidak mungkin. Untuk melakukannya diperlukan orang-orang yang bersedia melawan arus naif tentang inovasi dan terbuka terhadap kenyataan yang bersifat manusiawi. Perubahan yang positif dan konstruktif di sekolah biasanya membutuhkan waktu dan pendekatan. Di mana pendekatan IA dapat membantu membebaskan potensi inovatif dan kreativitas,  serta menyatukan orang dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh proses manajemen perubahan yang biasa. IA menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Di sekolah, pendekatan IA dapat dimulai dengan mengidentifikasi hal baik yang telah ada di sekolah,  mencari cara agar bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, sehingga kelemahan, kekurangan dan ketidak-adaan menjadi tidak relevan. Berpijak dari hal positif tersebut, sekolah kemudian menyelaraskan hal positif atau kekuatan tersebut  dengan visi sekolah dan visi setiap individu dalam komunitas sekolah.

Informasi ini sangat penting diberikan lebih awal guna menjadi dasar pemikiran untuk berkolaborasi nantinya di komunitas sekolah. lagi pula untuk memastikan bahwa perubahan terjadi secara mendasar dalam operasional sekolah kedepannya, maka para calon guru penggerak hendaknya mulai dengan memahami dan mendorong perubahan budaya sekolah dengan menikuti kaidah IA yang telah dijabarkan didalam video singkat sebelumnya.

Informasi yang paling membantu calon guru penggerak kelak yakni prihal IA yang dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki sekolah, sebelum menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan. 

Hal kecil yang dapat saya lakukan dalam waktu dekat ini terkait informasi yang telah saya dapatkan ialah menyelaraskan kekuatan visi yang dimiliki sekolah. Caranya adalah dengan mengupayakan agar kelemahan suatu sistem dalam sekolah menjadi relevan, karena semua aspek dalam sekolah fokus pada penyelarasan kekuatan visi sebagai tujuan tanpa memperhatikan dan mengatasi kelemahan yang akan timbul.


1.2 PETA KONSEP - KONEKSI ANTAR MATERI, NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK


 

1.3.a.1 - MULAI DARI DIRI - VISI GURU PENGGERAK

Sebagai guru, kita memerlukan sebuah visi yang jelas menggambarkan seperti apa layanan dan lingkungan pembelajaran yang perlu kita berikan pada murid kita. Keyakinan kita atas visi itulah yang akan terus membuat kita terpacu untuk melakukan peningkatan kualitas diri serta menguatkan kolaborasi di lingkungan sekolah sehingga menjadi upaya perbaikan yang berkesinambungan. Latihan di atas adalah bagian dari kegiatan menulis kreatif yang berupaya membantu Anda dalam menyingkap visi apa yang sebetulnya selama ini telah diyakini dan perlu terus diyakini demi kemaslahatan murid-murid.

Pada tahap ini, Anda akan ditantang untuk melengkapi kalimat rumpang dalam paragraf berikut ini, Anda juga boleh menambahkan kalimat lain jika diperlukan, sehingga tersusun sebuah paragraf utuh yang dapat menggambarkan visi tentang sekolah yang Anda impikan secara pribadi. Sebuah sekolah yang menumbuhkan murid merdeka. Selamat berkreasi!

1. Saya merindukan sebuah sekolah yang ...

Kreatif, berakhlak mulia, berwawasan lingkungan dan teknologi

2. Sehingga, yang saya temukan di sekolah ini adalah kesungguhan mereka dalam ...

Menumbuhkan semangat berpikir kritis, berinovasi, bertaqwa, dan mempunyai tingkat kesadaran lingkungan serta mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Sekolah ini percaya bahwa belajar adalah ...

Belajar sejatinya adalah berbagi, berbagi ilmu adalah sedekah.

4. Sekolah ini tidak mengizinkan ...

Sekolah tidak mengizinkan untuk membeda-bedakan peserta didik.

5. Murid di sekolah ini sadar betul bahwa ...

Belajar merupakan hal yang terpenting dimana pendidikan adalah kunci dari masa depan, Rajin dan berakhlak adalah salah satu hasil dari prestasi.

6. Murid di sekolah ini sudah jenuh dengan ...

Jenuh dengan beban tugas yang terlalu banyak. 

7. Guru di sekolah ini tidak ragu untuk ...

Melakukan kolaborasi, melakukan hal baru serta memanfaatkan teknologi yang ada.

8. Guru di sekolah ini paham bahwa ...

Paham bahwa tugasnya menjadi seorang pengajar tidaklah mudah, penuh tanggung jawab oleh karena itu guru berharap mempu memberikan yang terbaik untuk peserta didik, menjadi pendengar yang baik, serta mampu menjadi role model untuk lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya.

 


INFOGRAFIK NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK